Jumat, 31 Agustus 2012

playlist

Dulu:

Muse
The Smiths
The Ataris
Linkin Park
etcetera

Sekarang:
Cherrybelle
Coboy Junior
Princess
BLINK
-____-"

terlihat jelas perbedaannya. bukannya mendiskreditkan boy dan girlband Indonesia punya. hanya saja.., ya begitulah. Kalau dibandingin dengan lagu-lagu yang biasa aku putar jaman dulu yaudah pasti jauuuuh beda.
(korban Radella)

Jumat, 24 Agustus 2012

durian

"Jangan buang kulit durennya!"
"Buat apa, non?"
"Buat ngilangin bau durian di tangan, mbak.."
"Itu kan mitos aja, yak!"

Percakapan tersebut terjadi tadi malam di rumahku. Antara aku, mbak dewi dan mas hadi setelah memakan durian. Bau durian yang menyengat di tangan dan di mulutku, dulunya berusaha aku hilangkan dengan menyikat gigi dengan odol dan mencuci tangan menggunakan sabun. Tapi hasilnya nihil. Makan durian memang menyenangkan, tapi baunya terkadang membuat kepalaku sakit.
-___-

Jadi, pada suatu hari setelah makan durian bersama papa, papa ngajarin cara menghilangkan bau durian dari kulitnya. Caranya, kulit durian yang kosong, diisi air (bisa air minum/air keran) sampai memenuhi ceruknya. Kemudian jari-jari yang bau digosok/dibilas/dicuci di dalam situ. Setelah itu, bisa juga berkumur dan minum air dari ceruknya tersebut. Dijamin, bau duriannya akan hilang. :)

Tadinya, tips menghilangkan bau durian ini mau aku buat artikel untuk dimasukkan ke www.suarausu-online.com. Sayangnya, belum ada penelitian ilmiah mengenai cara ini.
>__<

Selasa, 21 Agustus 2012

past

i love looking back to the past. then let myself breath harder. pathetic.

Jumat, 10 Agustus 2012

tentang kenangan

bagaimana cara kau merindukan kenangan tanpa orang-orang yang ada di dalamnya?

kau merindukan masa bermain di taman kanak-kanak. tapi kau tak rindu dengan teman-temanmu. bisakah? bukankah teman-temanmu itu yang membuat kau merindukan waktu yang tlah lalu?



share.

i always love to see how the 'hit' grows up after i shared the links.

Flash Fiction, Bentuk Lain Penulisan Cerpen

Anda tahu Fiksimini? Akun Twitter ini berisikan cerita-cerita sangat pendek, hanya terdiri maksimal 140 kata. Namun pembacanya mengerti makna dari cerita tersebut. Kalau flash fiction?

Tak jauh berbeda dengan konsep yang ditawarkan Fiksimini, flash fiction ialah salah satu bentuk penulisan cerita pendek (cerpen). Istilah flash fiction mulai dikenal di dunia sejak akhir abad 19, yang dikenal dengan beberapa nama seperti cerpen pendek, bite-sized, fast, atau cerita mini dan atau cerita sepanjang rokok seperti ia dikenal di Cina.

Flash Fiction yang jika dialih bahasakan ke Bahasa Indonesia berarti cerita kilat ini, tidak memiliki ketetapan jumlah karakter yang harus dipenuhi. Pembedanya dengan cerpen yang umum ialah, jika penulisan cerpen biasanya terdiri dari 3000 hingga 10000 karakter. Untuk flash fiction, terdiri kurang dari 2000 karakter. Selain itu, cerpen konvensional menggambarkan latar belakang dan karakter dalam cerpen dengan spesifik. Sedangkan pada flash fiction, penulis meminimalkan penggunaan kata-kata dan memaksimalkan imajinasi pembaca.

Ernest Hemingway, jurnalis Amerika yang juga seorang novelis dan penulis cerita pendek ini pun pernah menerapkan gaya ini. Ia menulis cerita dalam enam kata,  "Dijual: sepatu bayi, belum pernah dipakai." Apa tafsiran Anda? Bisa saja hal itu berbeda dengan maksud penulis.

Di Indonesia sendiri, buku-buku dengan gaya penulisan flash fiction mulai menjamur sejak 2006. Seperti buku Flash Flash Flash!, atau Jangan Berkedip!. Sebagai contoh, buku Jangan Berkedip! karya pasangan suami istri Isman H. S. & Primadona A. M. berisikan cerita-cerita yang terdiri dari kurang 300 kata. Bagi Anda yang kesulitan menulis cerpen dengan ribuan karakter, mungkin bisa mencoba flash fiction sebagai permulaan.

juga dimuat di www.suarausu-online.com

Hotel dari Sampah, Cara Baru Selamatkan Bumi

Sampah. Hal yang akan terlintas di pikiran Anda adalah sesuatu yang bau, kotor, tidak berguna dan mungkin berbagai hal negatif lainnya. Namun, di Roma, Italia, sampah telah menjadi sebuah objek wisata sejak 2008. Cukup lama, memang. Tapi, tahukah Anda?

Seniman Jerman, HA Schult yang bekerja dan peduli akan manusia dan lingkungan hidup ialah orang yang menelurkan ide untuk membuat sebuah hotel dari sampah. Dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dunia atas kondisi pantai dan laut di seluruh dunia, ia pun memberi nama “Save The Beach”, yang artinya “Selamatkan Pantai Kita” bagi hotelnya. Schult juga mengumandangkan bahwa sifat konsumerisme pada akhirnya akan merusak pantai di dunia.

Dibangun pertama kali di Pantai Capocotta, di tepi Kota Tiber dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat dunia. Hotel sampah pertama di dunia ini terdiri dari satu ruang resepsionis, limakamar dan satu kamar kecil. Keenam ruangan tersebut membutuhkan 12 ton sampah padat yang dikumpulkan dari pantai-pantai di Eropa dan lebih dari sejuta sampah-sampah seperti kaleng bekas minuman ringan, plastik, bungkus rokok dan sampah lainnya. Bukan itu saja, di situs resminya, dirincikan bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat hotel sampah Anda sendiri!

Mungkin ini saatnya masyarakat Indonesia mulai mengumpulkan sampah sebanyak mungkin. Bukan untuk dibakar yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan ozon, tapi membuat hotel seperti Schult yang telah dipromosikan ke Korea Selatan, Kanada, Brazil, Pakistan danVietnam. Mari selamatkan Bumi, dimulai dari Indonesia!

juga dimuat di www.suarausu-online.com

Senin, 06 Agustus 2012

sesuatu tentang kamu dan harapan

dulu, aku pernah berharap tentang kamu. sedikiiiit saja harapan itu. tapi tetap saja berakhir sakit.

kamu tahu, kenapa saya benci berharap? saya benci berharap kepada manusia, berharap tentang dunia. karena dulu saya pernah berharap. tinggi, setinggi-tingginya. lalu kemudian saya jatuh, tanpa ada yang menahan, tanpa ada yang menanyakan "bagaimana kabarmu?" maka saya berhenti berharap. maka saya menjadi realistis, tak mau bermain perasaan.

kemudian bertemu kamu, membicarakan banyak hal. lalu perasaan kita terpaut satu sama lain. namun perpisahan tak terelakkan. kamu tak pergi, aku pun begitu. kita hanya memutus komunikasi yang terjalin.

aku masih berdiri, berjalan, namun kakiku pincang. tak kau lihat?

namun aku melihat percikan harapan, kecil nan lemah. lalu aku berharap lagi..
ah, kini aku lelah berharap. kalau hadirmu untukkku, tentu kita akan bertemu lagi di waktu yang lebih baik.
sumpah, ini alay sekali rasanya -___-"

Minggu, 05 Agustus 2012

my dear, Carrion


Penyihir, tolong aku
Carikan bulan
Terbuat dari kerinduan
Potonglah tipis,
Dan gantungkanlah tinggi-tinggi
Di atas rumah kekasihku,
Agar tampak olehnya
Saat dia tengadah,
Biar dia mendesah rindu untukku
Seperti aku mendesah rindu untuknya
Ada bulan maupun tiada
Christopher Carrion – Abarat

Puisi ini menjadi penghias pembatas buku kedua trilogi Abarat, Days of Magic Nights of War. Pengarang puisi ini merupakan salah satu pemeran antagonis utama di buku karangan Clive Barker. Sosoknya digambarkan serupa tengkorak dengan kulit tipis dan keriput. Kepalanya bisa dibilang botak, dan mulut hingga lehernya ditutupi akuarium berisi mimpi buruk!

Siapapun pasti mengamini kejelekan pria ini, apalagi kalau sudah melihat lukisannya. Namun, ada baiknya kita menilik kehidupan satu-satunya pewaris Gorgossium.
Hidupnya tragis, jadi yatim-piatu semenjak ia bayi dan harus diasuh oleh neneknya- satu-satunya keluarga Carrion yang masih hidup. Sayangnya, Mater Motley bukanlah nenek yang penuh kasih, tapi nenek yang ambisius untuk menguasai Abarat dan tak mengenal kata cinta.

Carrion yang malang, ia malah jatuh cinta dengan Putri Boa pewaris Kepulauan Siang yang notabene musuh keluarganya. Raja menginginkan Putri Boa bersatu dengan Carrion agar perdamaian tercipta di Abarat. Namun hal ini tak disanggupi oleh Putri Boa. Berlembar-lembar surat pinangan ditulis oleh Carrion tapi ditolak secara halus oleh sang putri. Di hari pernikahan Putri Boa dengan kekasihnya, sang putri malah dibunuh oleh naga suruhan Carrion. Daripada tak bisa mendapatkan putri dan harus melihatnya bersama orang lain, Carrion memilih berpisah dengan sang putri untuk selamanya.

Barker menciptakan tokoh yang benar-benar jahat. Di beberapa kilas balik dan cerita kehidupan Carrion, saya berkali-kali berharap welas asih Carrion kepada Candy (gadis manusia yang menyimpan jiwa Putri Boa). Sayangnya, berkali-kali juga saya tertipu dengan muslihat Carrion yang ditutupi oleh sikap manisnya kepada Candy. Hingga akhir hayatnya, Carrion pun berniat mengajak Candy ke alam baka bersamanya.

Walaupun begitu, entah mengapa Carrion adalah karakter yang membuat saya jatuh cinta. Bisa jadi karena hidupnya yang malang, atau karena puisinya yang ditujukan kepada Putri Boa di atas telah meluluhkan hati saya. Bahkan sampai saat terakhir pun saya masih berharap Carrion seperti Severus Snape yang ternyata selama ini kelihatan jahat namun baik hati dan penuh cinta.
si Carrion yang di sebelah kanan bawah :D

Mungkin saya saja yang terlalu mellow!

Pilu

Tadi, ku tengok langit berona
Rupanya hujan hendak tiba
Ribuan jemarinya mendekapku pilu
Entah siapa yang ia rindukan..
Seperti engkau, rona merah menghias pipi
Usahakan setiap jalan tuk berjumpa
Lalu, memeluk mesra..
Aku terperanjat.
Mengapa berlalu begitu cepat?

*hujan, Agustus ketiga di 2012

juga dimuat di www.suarausu-online.com

Kamis, 02 Agustus 2012

Sup Konro, Sup Hitam Asal Makassar

Aroma kayu manis dan cengkeh, berbaur dengan wanginya kaldu sapi. Dari sepiring sup berkuah hitam, timbul rasa lapar yang menjadi,oleh tampilan yang unik dari Sup Konro.

Sup Konro, sup yang berasal dari Kota Angin Mammiri ini berupa tulang iga bersalut daging lembut yang disiram kuah berwarna hitam. Sepasang tulang iga sepanjang 15 centi meter  disajikan di dalam piring cekung dengan taburan bawang goreng homemade dan daun sup yang dirajang.

Kenikmatan sup konro tak perlu diragukan lagi. Bawang merah, bawang putih, daun salam dan berbagai rempah lainnya menjadikan sup ini sayang untuk Anda lewatkan. Kuahnya yang cenderung cair terasa gurih sebab kaldu dari tulang iga sapi yang melimpah. “Rasa konro enak, cocok di lidah saya. Beda dengan makanan Medan yang biasanya bersantan,” ujar Melisa salah seorang penikmat sup konro.

Teman makan sup konro ialah perasan jeruk nipis serta sambal khas Kota Makassar yang menggunakan tauco, bumbu masak hasil fermentasi biji kedelai. Jangan lupa memesan nasi putih sebagai pelengkapnya. Per porsinya, sup konro dihargai Rp 26 ribu tidak termasuk nasi. “Habis makan konro, pasti segar rasanya,” tutur Bunda.

Lalu, mengapa kuahnya berwarna hitam? Rahasianya terletak pada pohon kepayang. Biji dari pohon ini lebih dikenal dengan nama kluwek dan telah menjadi bumbu masak yang banyak digunakan di Pulau Jawa dan Sulawesi. Biji yang seukuran kepalan tangan bayi ini telah diperam di dalam tanah selama 40 hari untuk mendapatkan warna hitam pekat dan rasa yang tidak pahit. Biji Kluwek inilah yang digunakan sebagai bahan utama Sup Konro dan memberikan rasa khas yang berbeda dari sup lainnya.
Sup Konro Bakar
Selain sup konro yang hanya terdiri dari iga sapi, ada pula sup konro campur, untuk Anda yang menyukai jeroan sapi. Sebuah tulang iga sapi disajikan bersama potongan jeroan sapi. Terdapat babat, jantung, hati, paru, lidah dan pipi sapi yang terkadang membuat orang bergidik mendengarnya. Lalu ada sup konro bakar jika Anda bosan dengan tampilan konro konvensional. Tulang iga dibakar hingga lumayan kering, kemudian dihidangkan bersama saus kacang. Di atasnya, perasan jeruk nipis, kecap manis dan taburan bawang goreng melengkapi hidangan ini.Tak lupa, kuah sup ditempatkan di mangkuk terpisah.

Makanan khas Kota Makassar ini telah lama dijajakan di Medan. Hampir tujuh tahun Nurdachniar pemilik Warung Bunda menjual sup berkuah hitam ini. Wanita kelahiran Kota Makassar ini kerap dipanggil Bunda, panggilan akrabnya inilah yang menjadi brand tempat ia berjualan. Namun warung yang terletak di jalan Kejaksaan 3 C ini tak hanya menjual sup konro. Selain berinovasi dengan sup konro, Bunda juga menyediakan berbagai makanan khas Makassar lainnya.

Nah, setelah memakan sup konro Anda bisa mencoba dessert khas Kota Makassar juga. Ada Es Pisang Ijo yang dibanderol dengan harga Rp 9 ribu. Es Pisang Ijo ialah pisang rebus utuh yang dibalut dengan adonan terigu berwarna hijau. Tampilannya seperti pisang asli, namun ketika memesan ini, pisang tersebut telah dipotong untuk memudahkan Anda memakannya. Tak hanya itu, pisang ini disiram bubur sum-sum yang berasa gurih karena berbahan dasar santan kelapa. Susu kental manis dan sirup raspberry yang berwarna merah pun ditambahkan untuk menambah kelezatannya.

Tak melulu sajian khas Makassar, Bunda juga menjual makanan nasional lainnya. Sop dan soto betawi, sop buntut serta macam-macam sate dapat Anda pilih di sini. “Walaupun Bunda asli Makassar, tapi resep sop Betawi Bunda dapat langsung dari orang Betawinya,” tambahnya.
Bagi Anda yang tertarik ke sana, sebaiknya menghindari jam makan siang (12.30-14.00 WIB) karena jumlah tempat duduk yang terbatas. Warung ini sangat ramai dalam kurun waktu tersebut sehingga Anda mungkin tak bisa mencoba makanan dan penganan khas lainnya. Warung ini buka mulai pukul 11.00 hingga malam, pemesanan terakhir sampai pukul 20.00 WIB.

juga dimuat di www.suarausu-online.com

love

none of us are the winner. in a game of love, everyone's a victim.