Sabtu, 26 November 2011

Pesan teks


Mungkin, seharusnya ada satu halaman yang berisi isi-isi pesan teks yang masuk ke dalam handphone, karena sayang untuk dibuang tapi memori hp udah teriak-teriak  minta dikurangi..

Ini salah satu pesan teks dari seorang sahabat, dengan perubahan seperlunya.
Berterima kasihlah pada orang yang telah melukai hatimu, karena dia telah membuat hatimu kuat.
Berterima kasihlah pada orang yang telah berbohong kepadamu, karena dia membuat hidupmu bijaksana.
Berterima kasihlah pada orang yang membencimu, karena dia yang mengasah ketegaranmu.
Dan berterima kasihlah pada orang yang telah menyayangimu, karena itulah anugerah yang terindah dalam hidupmu.
Yang aku suka, tiga kalimat pertama, sih. Kalimat terakhir mulai ‘terbaca’ berlebihan. Hahay…

Kamis, 24 November 2011

untitled #2

bener-bener pengen nangis pagi ini.

Rabu, 23 November 2011

untitled

aku menulis, semoga sesuai dengan kenyataan yang berusaha diputar lagi oleh otak  bagian entah apa.
aku menulis, dengan harapan aku tidak melakukan konstruksi atas kepentingan pribadiku. semoga. Amin.

Subel #2


Subel.
Anyone know?

Kata ini diajarkan oleh sahabat saya di awal masa-masa kuliah yang indah (ceilaaa). Dia yang besar di Langsa, sebuah kota kecil di Provinsi Daerah Istimewa Aceh, membawa bahasa slang yang populer saat dia SMA. Katanya, tidak semua anak Langsa tahu makna kata itu.
Jadi, subel itu apa? Waktu itu, dia memberi contoh seperti ini, “Misalnya lah, ada orang lagi nyapu. Trus, kau gangguin dia. Itulah subel!” Aku ingat, dia mikirnya agak lama untuk mendeskripsikan subel itu. Pun subel yang kami (aku,dia dan seorang sahabat lagi) pergunakan saat itu tetap saja berbeda maknanya dari “mengganggu orang yang lagi menyapu.”
Sekarang, kata itu pun sepertinya sudah menjamur di organisasi yang kami ikuti. Perempuan, laki-laki, asal Bandung, asal Aceh, sering nyubilin (asal kata: men-subel) orang.
Tak perlu lah aku sebutkan makna subel yang kami maksud. Terkadang, ada hal-hal yang tak perlu kita ketahui makna sebenarnya. Seperti mencari arti sebuah kata di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ini lah pergaulan, asal sama-sama tahu, then we’ll use it.
Bagi yang tidak tahu, selamat menjadi korban ke-subel-an kami!
Ciao!

Subel #1


 
“Cantik kaliiiii..” (ngeliatin abang-abang)
“Cakep kaliiiii..” (ngeliatin kakak-kakak)
“Romantis kaliiiii..” (ngeliatin pasangan berantem)
“Basi kaliiiii..” (ngeliatin pasangan mesra-mesraan)
“Eh.. Kajol!” (ngeliatin cermin)

Selasa, 25 Oktober 2011

Kala Hujan

Langit cerah retak kini
Hadirkan sisi gelapnya yang menawan
Peluhnya pun tumpah
Setetes, puluhan tetes, lalu ratus ribuan tetes
Tak apa, karena ia sisakan waktu panjang untuk kita

Hujan hari ini punya cerita,
Ia juga bawa cerita lampau
Cerita mana yang ingin kau dengar?
Atau kita karang saja, cerita baru?

Kau genggam tanganku
Di lorong hitam panjang
Sebelumnya, kau tampar gadis itu
Dan bawakan ku seikat mawar.

Kau genggam tanganku
Di lorong hitam panjang
Menangis tersedu
Karena gadis itu menyayat hatimu

Kau genggam tanganku
Di lorong hitam panjang
Tak berkata, hanya tersenyum lega
Walau beban menumpuk di pundakmu

Kau genggam tanganku..
Ah,
Cerita mana yang kau suka, sayang?


terinspirasi dari tweet Sudjiwo Tedjo, “Tahukah kamu orang yang paling tak berperasaan? Dia yang jauh dari kekasih di saat hujan, tapi tidak menghasilkan puisi.”


Juga dimuat di www.suarausu-online.com

Minggu, 23 Oktober 2011

Dia


Dia, memandangku sendu dengan matanya yang bulat.
Berkali-kali ia mengerjapkan matanya, menunjukkan kelentikan bulunya.
Sesekali ia menarik nafas dalam-dalam, sambil menyimak setiap kata yang ku  ucapkan.
Bibirnya yang tipis, tersenyum lemah saat mendengar keputusanku.
Sudah berapa kali kita berbicara seperti ini?
Sudah berapa kali aku tertawa putus asa di depanmu, sayang?
Kemudian tanyaku, “Apa maumu?”

“Cukup genggam tanganku, dan janjikan kau akan pulang untukku, nanti.”

Ga peka


A       : Aku dapet lagi.
B        : Udah dua kali kan, bulan ini?
A       : Iya.
B        : Stres berarti.
A       : (dalam hati) Gara-gara kamu, tau’?!?!?!?!?
*buat mam-mam tersayang